ARTIKEL

ITSKES ICME

Cara Kerja sebagai Care Giver di Jepang Lewat Kampus Kesehatan

Daftar di ITSKes ICMe Jombang untuk calon mahasiswa yang ingin kuliah di bidang kesehatan dengan berbagai pilihan program beasiswa dan dukungan pendidikan.

Bekerja sebagai caregiver di Jepang menjadi salah satu peluang karier yang semakin menarik bagi lulusan bidang kesehatan. Jepang memiliki kebutuhan tenaga perawatan lansia yang besar, sehingga peluang bagi tenaga kesehatan dari Indonesia terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kerja sama pendidikan, pelatihan, dan penempatan tenaga kerja.

Kementerian Kesehatan RI juga telah mengembangkan kerja sama dengan Jepang dalam bidang pengembangan sumber daya manusia kesehatan dan penempatan tenaga kesehatan. Salah satunya melalui program yang berkaitan dengan KAIGO, yaitu layanan perawatan lansia di Jepang.

Bagi calon mahasiswa yang memiliki cita-cita bekerja di Jepang, memilih kampus kesehatan dapat menjadi langkah awal untuk membangun kompetensi yang relevan. Namun, kuliah di kampus kesehatan tidak otomatis menjamin seseorang langsung bekerja di Jepang. Mahasiswa tetap perlu memenuhi persyaratan pendidikan, bahasa, kompetensi, serta mengikuti proses seleksi yang ditetapkan oleh program atau pemberi kerja.

Apa Itu Caregiver di Jepang?

Caregiver atau dalam konteks Jepang sering disebut careworker/kaigofukushishi merupakan tenaga yang memberikan bantuan dan perawatan kepada orang yang membutuhkan dukungan dalam aktivitas sehari-hari, terutama lansia.

Pekerjaan caregiver dapat mencakup pendampingan aktivitas harian, membantu mobilitas, menjaga kebersihan diri, membantu kebutuhan makan, serta memberikan dukungan sesuai standar pelayanan dan kewenangan yang berlaku.

Kebutuhan tenaga caregiver di Jepang berkaitan erat dengan kondisi demografi negara tersebut yang memiliki populasi lansia cukup besar. Pemerintah Indonesia dan Jepang juga terus mengembangkan kerja sama untuk meningkatkan kesiapan tenaga kesehatan Indonesia yang ingin berkarier di bidang tersebut.

Kenapa Jurusan Keperawatan Bisa Menjadi Pilihan?

Latar belakang pendidikan keperawatan dapat menjadi salah satu jalur yang relevan untuk membangun karier sebagai caregiver di Jepang.

Dalam pengumuman program G-to-G Jepang Batch 20 untuk penempatan 2027, kandidat careworker dapat berasal dari lulusan D3 Keperawatan, D4 Keperawatan, atau S1 Keperawatan, maupun lulusan D3 nonkeperawatan yang memiliki sertifikat careworker dari lembaga pelatihan. Kandidat juga diwajibkan memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jepang minimal N5 yang memenuhi ketentuan program.

Artinya, pendidikan keperawatan dapat memberikan dasar pengetahuan dan keterampilan yang relevan. Namun, mahasiswa tetap perlu mempersiapkan kemampuan bahasa Jepang dan memenuhi persyaratan program penempatan yang berlaku.

Langkah Kuliah hingga Berpeluang Bekerja sebagai Caregiver di Jepang

1. Pilih Jurusan yang Relevan

Calon mahasiswa dapat mempertimbangkan jurusan kesehatan seperti Keperawatan yang memberikan dasar ilmu dan keterampilan dalam memberikan pelayanan kepada pasien maupun individu yang membutuhkan perawatan.

2. Bangun Kompetensi Selama Kuliah

Mahasiswa perlu serius mengembangkan keterampilan melalui pembelajaran teori, praktikum, simulasi, dan praktik klinik.

Kemampuan komunikasi, empati, ketelitian, kerja sama tim, serta keterampilan pelayanan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

3. Pelajari Bahasa Jepang Sejak Kuliah

Kemampuan bahasa Jepang menjadi salah satu aspek penting jika ingin bekerja di Jepang.

Pada program G-to-G Jepang Batch 20, kandidat careworker diwajibkan memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jepang minimal N5 setara JLPT dari lembaga yang memenuhi ketentuan.

Karena itu, memulai belajar bahasa Jepang sejak masih kuliah dapat menjadi strategi yang lebih baik dibandingkan baru mempelajarinya setelah lulus.

4. Ikuti Pelatihan dan Program Kerja Sama

Mahasiswa dapat memanfaatkan program pelatihan, internship, seminar, atau kerja sama institusi yang berkaitan dengan Jepang.

Pada 2026, Kementerian Kesehatan RI dan Pemerintah Prefektur Mie juga memperkuat kerja sama pengembangan SDM kesehatan, termasuk program internship mahasiswa keperawatan Indonesia di Mie yang dijadwalkan berlangsung pada November–Desember 2026.

5. Persiapkan Dokumen dan Persyaratan

Setelah lulus, calon pekerja perlu menyiapkan berbagai dokumen sesuai jalur yang dipilih.

Untuk program G-to-G Jepang Batch 20, dokumen umum antara lain meliputi KTP, paspor jika ada, kartu pencari kerja/AK1, serta ijazah. Persyaratan khusus careworker mencakup pendidikan yang sesuai dan sertifikat kemampuan bahasa Jepang.

6. Ikuti Seleksi dan Penempatan

Setelah memenuhi persyaratan, calon pekerja tetap harus mengikuti proses seleksi. Dalam program G-to-G, prosesnya mencakup verifikasi dokumen dan tahapan seleksi lanjutan hingga proses penempatan.

Pada Agustus 2026, misalnya, KP2MI melaporkan pelaksanaan join interview antara kandidat nurse/careworker Indonesia dengan institusi pemberi kerja dari Jepang.

Kuliah di Kampus Kesehatan untuk Membangun Karier ke Jepang

Memilih kampus kesehatan yang memiliki pembelajaran berbasis praktik dapat membantu mahasiswa membangun fondasi kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.

ITSKes ICMe Jombang menjadi salah satu pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di bidang kesehatan. Mahasiswa mendapatkan pembelajaran yang memadukan teori, praktikum, simulasi keterampilan, dan pengalaman praktik lapangan.

Program Studi yang Tersedia

S1 Keperawatan

D3 Keperawatan

S1 Kebidanan

D3 Kebidanan

D3 Teknologi Laboratorium Medis

S1 Administrasi Rumah Sakit

Profesi Ners

Profesi Bidan

Untuk calon mahasiswa yang menargetkan karier di bidang perawatan, S1 Keperawatan, D3 Keperawatan, dan pendidikan Profesi Ners dapat menjadi pilihan yang perlu dipertimbangkan sesuai target karier dan persyaratan jalur kerja yang ingin ditempuh.

S1 Keperawatan dan Profesi Ners Terakreditasi Unggul

Program Studi S1 Keperawatan ITSKes ICMe Jombang telah memperoleh predikat Akreditasi Unggul dengan Nomor SK 0279/LAM-PTKes/Akr/Sar/V/2026.

Sementara itu, Profesi Ners juga memperoleh predikat Akreditasi Unggul dengan Nomor SK 0280/LAM-PTKes/Akr/Pro/V/2026.

Capaian tersebut menjadi salah satu pertimbangan bagi calon mahasiswa ketika memilih institusi pendidikan untuk mengembangkan kompetensi di bidang keperawatan.

Kompetensi yang Perlu Disiapkan untuk Karier di Jepang

Jika target jangka panjangnya adalah bekerja sebagai caregiver di Jepang, mahasiswa sebaiknya tidak hanya fokus pada nilai akademik.

Beberapa kompetensi yang perlu dikembangkan antara lain:

  • Kemampuan bahasa Jepang.
  • Keterampilan keperawatan dan perawatan dasar.
  • Komunikasi interpersonal.
  • Kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja.
  • Disiplin dan tanggung jawab.
  • Kemampuan bekerja dalam tim.
  • Empati terhadap lansia.
  • Ketahanan fisik dan mental.
  • Pemahaman budaya serta etika kerja Jepang.

Pelatihan bahasa dan budaya kerja menjadi semakin penting karena pekerjaan caregiver tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berkomunikasi dengan lansia, keluarga, dan rekan kerja.

Apakah Kuliah Keperawatan Pasti Bisa Kerja di Jepang?

Tidak otomatis.

Ini poin yang penting bagi calon mahasiswa. Kuliah di jurusan keperawatan dapat menjadi bekal dan salah satu jalur menuju peluang kerja di Jepang, tetapi bukan jaminan penempatan kerja.

Sebagai contoh, program G-to-G Jepang memiliki persyaratan pendidikan, bahasa, dokumen, verifikasi, dan proses seleksi. Bahkan untuk kandidat nurse, persyaratannya berbeda dengan careworker dan dapat mencakup STR serta pengalaman kerja.

Jadi, strategi yang lebih realistis adalah:

Kuliah Keperawatan → Bangun Kompetensi → Belajar Bahasa Jepang → Ikuti Pelatihan/Program → Penuhi Persyaratan → Ikuti Seleksi → Berpeluang Bekerja di Jepang.

Mengapa Memilih ITSKes ICMe Jombang?

ITSKes ICMe Jombang menghadirkan pendidikan kesehatan yang menggabungkan pembelajaran akademik, praktikum, simulasi, dan praktik lapangan. Dukungan fasilitas pembelajaran serta pengembangan kompetensi mahasiswa dapat menjadi bekal untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Bagi calon mahasiswa yang memiliki target membangun karier internasional, pendidikan keperawatan dapat menjadi salah satu fondasi yang relevan. Namun, persiapan sebaiknya dimulai sejak kuliah, terutama dengan membangun kompetensi profesional dan kemampuan bahasa Jepang.

Dengan persiapan yang matang, peluang berkarier di Jepang dapat menjadi salah satu pilihan masa depan bagi lulusan bidang kesehatan yang memenuhi persyaratan.

Bagi Anda yang ingin bergabung menjadi bagian dari tenaga kesehatan profesional, silakan kunjungi halaman

Kontak Resmi & Pendaftaran:

  • Daftar Onlinepmb.icme.ac.id
  • WhatsApp: 0856-4894-4679
  • Web Utamaitskesicme.ac.id
  • Lokasi: Jl. Kemuning 57 Candimulyo & Jl. Halmahera 33 Kaliwungu, Jombang.

Berita Lainnya

Kampus kesehatan di Jombang, ITSKes ICMe menawarkan berbagai pilihan jurusan kesehatan dengan pembelajaran berbasis praktik.

Memilih kampus...